CINTA DAN KEBUTUHAN

Tak terasa hampir 14 thn saya berprofesi sebagai seorang salesman di sebuah Perusahaan International. Sebuah profesi yang saya yakin tidak seorang pun pernah menghendakinya sebelumnya (itu lantaran kultur di negeri ini yg sangat memuja-muja dan mengagungkan strata sosial seseorang. Orang lebih menghormati seorang yang berseragam 'cap pemerintah', cap pengusaha, cap manajer, dst, tak peduli besaran gaji/pendapatannya berapa). By The Way, saya begitu menikmati pekerjaan ini. "Biar pangkat Kopral tapi gaji jendral (he he)."Begitu kelakar salah satu teman saya yang orang Purwokerto.

Lantaran profesi saya pula, saya bisa bersilaturrahim dgn sangat banyak orang dari berbagai kalangan, PNS, Polisi, Militer, pengusaha, mahasiswa, pelajar, petani, nelayan, perajin, tukang ojeg, dst. Karena heterogennya watak dan kepribadian mereka semua tanpa saya sadari saya jadi memiliki tenggang rasa dan kesabaran yang lebih. (Sesungguhnya telah Kuciptakan kalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa tiada lain untuk saling kenal mengenal - AlQuran). Alhamdulillah.

Ceritanya ada 2 outlet register saya yang kakak beradik. Kebetulan adiknya yang masih muda sudah menunaikan Rukun Islam yang kelima, ibadah haji. "Mumpung badan masih kuat dan biar sejak muda jiwa dan raga sudah dipagari dari perbuatan-perbuatan yang dilarangNYA lantaran gelar haji, "begitu katanya. Saya sering sharing dengan beliau (kebetulan basic pendidikan saya agak religius sedikit) tapi dengan kakaknya saya jarang sharing. Ke kakaknya saya paling lebih mensharingkan tentang produk apa saja yang dijual adiknya (hanya untuk memuluskan jalan penetrasi produk saja).

Tadi siang tiba-tiba saja saya ingin memenuhi keingintahuan saya apakah si kakak sudah menunaikan ibadah haji seperti adiknya atau belum. "Teh, pasti teteh udah punya gelar Hajjah seperti adik teteh juga kan?" tanya saya penasaran. Si teteh diam agak lama. Lalu terlihat air mata menetes di pipinya. Dengan nada sedih si teteh pun menjawab, "Tadinya sih sudah ada rencana. Tapi rencana tinggal rencana. Suami saya baru saja menceraikan saya. Ia tergoda daun muda dan sudah menikahinya.Yang saya pikirkan sekarang hanya bagaimana mempertahankan hidup saya dan anak-anak saya mengandalkan usaha warung kecil-kecilan ini, Pak."

Saya terdiam sejenak. Jauh di dalam benak saya, saya teringat kata-kata teman saya yg sampai sekarang tidak pernah saya sepakati : DALAM HIDUP INI TIDAK ADA CINTA, YANG ADA ADALAH KEBUTUHAN. SEORANG PRIA DAN SEORG PEREMPUAN MENIKAH KARENA SALING MEMBUTUHKAN TEMAN HIDUP UNTUK SALING BERBAGI DI SAAT SUKA DAN DUKA, UNTUK SALING MENYALURKAN HASRAT BIOLOGIS, UNTUK BEROLEH KETURUNAN, DAN SETERUSNYA. PERCERAIAN AKAN TERJADI APABILA KEDUANYA ATAU SALAH SATUNYA SUDAH TIDAK SALING MEMBUTUHKAN LAGI. BEGITUPULA DGN HAL LAINNYA DALAM HIDUP INI, SESEORANG BEKERJA LANTARAN BUTUH SISI FINANSIAL UNTUK MENOPANG HIDUPNYA (ADA SITUASI SALING MEMBUTUHKAN ANTARA SESEORANG TERSEBUT DENGAN TEMPATNYA BEKERJA. APABILA KEDUANYA ATAU SALAH SATUNYA TIDAK SALING MEMBUTUHKAN LAGI MAKA KONSEKUENSINYA SESEORANG TERSEBUT AKAN DIPHK ATAU MENGUNDURKAN DIRI DARI TEMPATNYA BEKERJA). SESEORANG BELAJAR LANTARAN BUTUH ILMU DAN KETERAMPILAN, DST.

Itu pendapat teman saya. Saya tdk tahu apakah teman-teman sepakat atau tidak. Yang jelas seperti apa kata saya di awal, saya tidak pernah menyepakatinya.

"Pak, kok diam saja? Kebetulan produk apa saja yang saya butuhkan sudah saya tulis!" ujar si teteh mengejutkan saya. Serta merta saya pun memulai proses transaksi.

"Teh saya doakan semoga teteh segera mendapatkan pengganti si aa yang sudah meninggalkan teteh. Manusia punya rencana Allah pun punya rencana. Boleh jadi Allah menyimpan banyak kebaikan di balik peristiwa yang sedang teteh alami saat ini, "pungkas saya mengakhiri kunjungan di outlet si teteh.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori OBAT HATI dengan judul CINTA DAN KEBUTUHAN. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://tekno.infoberguna.com/2011/02/cinta-dan-kebutuhan.html. Terima kasih!
Posted by: Unknown CINTA DAN KEBUTUHAN Updated at : 5:29:00 AM

Yang lain juga membaca OBAT HATI

Belum ada komentar untuk "CINTA DAN KEBUTUHAN"

Post a Comment